Diabetes: Silent Killer
Diabetes disebut "pembunuh diam-diam" karena sering tidak menunjukkan gejala hingga komplikasi muncul. Di Indonesia, lebih dari 19 juta orang menderita diabetes, dan separuhnya tidak tahu bahwa mereka mengidap penyakit ini.
1. Sering Haus dan Buang Air Kecil
Ketika gula darah tinggi, ginjal bekerja ekstra untuk membuang kelebihan gula melalui urine. Ini menyebabkan sering haus dan buang air kecil, terutama di malam hari.
2. Luka Lama Sembuh
Diabetes merusak pembuluh darah dan saraf, sehingga proses penyembuhan lama menjadi lebih lambat. Luka kecil pun bisa memakan waktu berminggu-minggu untuk sembuh.
3. Sering Kesemutan
Kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki adalah tanda neuropati diabetik, yaitu kerusakan saraf akibat gula darah tinggi.
4. Penglihatan Kabur
Gula darah tinggi mempengaruhi lensa mata, menyebabkan penglihatan kabur yang hilang-timbul.
5. Berat Badan Turun Tanpa Sebab
Ketika tubuh tidak bisa menggunakan glukosa dengan baik, ia mulai membakar otot dan lemak untuk energi, menyebabkan penurunan berat badan yang tidak diinginkan.
6. Sering Lapar
Karena glukosa tidak bisa masuk ke sel dengan efektif, tubuh mengirim sinyal lapar terus-menerus meskipun sudah makan.
7. Infeksi Berulang
Diabetes melemahkan sistem kekebalan, sehingga penderitanya lebih sering mengalami infeksi kulit, saluran kemih, dan gusi.
8. Kulit Menghitam di Lipatan
Acanthosis nigricans, yaitu kulit menghitam dan menebal di area lipatan (leher, ketiak, selangkangan), bisa menjadi tanda resistensi insulin.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika Anda mengalami 2 atau lebih gejala di atas, segera periksa gula darah. Deteksi dini bisa mencegah komplikasi serius.
Pencegahan: Jaga berat badan ideal, olahraga teratur, kurangi gula dan karbohidrat olahan.